By:
Prafira Laili Zahra
NB:
Apabila anda mengutip tulisan dari Blog ini, harap mencantumkan link yang akurat untuk menghindari plagiarisme! Terimakasih.
Ideologi memiliki
peranan penting untuk menjalankan pemerintahan yang baik dalam suatu negara. Secara struktural, ideologi diartikan sebagai
sistem pembenaran seperti gagasan dan formula politik
atas setiap kebijakan
dan tindakan yang diambil (Surbakti, 1992). Ideologi sebagai pedoman dan penggerak kehidupan bernegara dalam
mengatur segala situasi dan kondisi dimasa
lampau, masa kini dan masa yang akan datang agar mencapai
cita-cita kemasyarakatan dan tujuan yang diwujudkan secara bersama-sama.
Liberalisme merupakan ideologi yang didasarkan pada
persamaan hak dengan tujuan menghasilkan cita-cita masyarakat secara luas
yaitu kebebasan. Menurut paham liberalisme, individu menciptakan serta dapat mengatur
tindakannya. Nilai-nilai doktrin yang
utama adalah kebebasan individu. Oleh karena itu, liberalisme memberi kebebasan
individu untuk memiliki hak penuh atas otonominya sendiri. Dengan
diberlakukannya konsep seperti ini, kegagalan
dan keberhasilan individu atas pencapaiannya dibebankan pada dirinya
sendiri yang berarti bahwa orang lain tidak memiliki tanggungjawab dan kewenangan yang sama. Namun, pokok permasalahannya adalah
kebebasan dari paham liberalisme tidak dapat
dikaitkan dengan nilai-nilai hidup lainnya seperti nilai sosial, ekonomi, politik
dan budaya. Individu tidak turut serta
mengambil andil dalam
mencapai progress tertentu, kebebasan bukan sesuatu yang absolut
melainkan memberi batasan pada kebebasan itu sendiri.
Peradaban di dalam suatu negara akan mengalami perubahan positif manakala individu sadar akan peranannya dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Berbeda halnya dengan liberalisme yang bahkan mengabaikan keterkaitan individu dalam berbagai peranan sosial. Rasa ketidakpedulian, keegoisan dan meniadakan solidaritas antara individu dalam komunitas sehingga untuk menjadikan liberalisme sebagai ideologi sangat tidak relevan terutama jika diadakan bagi negara yang memiliki tingkat pluralitas tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar