Kamis, 02 April 2020

Liberalisme sebagai Konfrontasi Ideologi Pembentuk Peradaban

By:
Prafira Laili Zahra

NB: 
Apabila anda mengutip tulisan dari Blog ini, harap mencantumkan link yang akurat untuk menghindari plagiarisme! Terimakasih.


Ideologi memiliki peranan penting untuk menjalankan pemerintahan yang baik dalam suatu negara. Secara struktural, ideologi diartikan sebagai sistem pembenaran seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil (Surbakti, 1992). Ideologi sebagai pedoman dan penggerak kehidupan bernegara dalam mengatur segala situasi dan kondisi dimasa lampau, masa kini dan masa yang akan datang agar mencapai cita-cita kemasyarakatan dan tujuan yang diwujudkan secara bersama-sama.
Liberalisme merupakan ideologi yang didasarkan pada persamaan hak dengan tujuan menghasilkan cita-cita masyarakat secara luas yaitu kebebasan. Menurut paham liberalisme, individu menciptakan serta dapat mengatur tindakannya. Nilai-nilai doktrin yang utama adalah kebebasan individu. Oleh karena itu, liberalisme memberi kebebasan individu untuk memiliki hak penuh atas otonominya sendiri. Dengan diberlakukannya konsep seperti ini, kegagalan dan keberhasilan individu atas pencapaiannya dibebankan pada dirinya sendiri yang berarti bahwa orang lain tidak memiliki tanggungjawab dan kewenangan yang sama. Namun, pokok permasalahannya adalah kebebasan dari paham liberalisme tidak dapat dikaitkan dengan nilai-nilai hidup lainnya seperti nilai sosial, ekonomi, politik dan budaya. Individu tidak turut serta mengambil andil dalam mencapai progress tertentu, kebebasan bukan sesuatu yang absolut melainkan memberi batasan pada kebebasan itu sendiri.
Peradaban di dalam suatu negara akan mengalami perubahan positif manakala individu sadar akan peranannya dalam mewujudkan cita-cita bangsa.  Berbeda halnya dengan liberalisme yang bahkan mengabaikan keterkaitan individu dalam berbagai peranan sosial. Rasa ketidakpedulian, keegoisan dan meniadakan solidaritas antara individu dalam komunitas sehingga untuk menjadikan liberalisme sebagai ideologi sangat tidak relevan terutama jika diadakan bagi negara yang memiliki tingkat pluralitas tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Liberalisme sebagai Konfrontasi Ideologi Pembentuk Peradaban

By: Prafira Laili Zahra NB:  Apabila anda mengutip tulisan dari Blog ini, harap  mencantumkan link  yang akurat untuk menghindari pla...